9 Juni 2011
Jika Aku Selalu Takut Untuk Mengawali, Tak Akan Pernah Aku Menjumpai Akhirnya...
Selasa, 08 Mei 2012
Saat itu...
Minggu, 18 September 2011
IKUTI LOMBA FISIKA SMP-SMA SE JATENG DIY!
Minggu, 12 Juni 2011
HELIOSENTRIS COPERNICUS
“Revolusi” Copernicus
Teori Geosentris telah dianut manusia berabad-abad lamanya meski sebenarnya pada masa Yunani kuno sudah ada ilmuwan yang menyangkal teori Geosentris yaitu
GEOSENTRIS ARISTOTELES
“Dinamika” versi Aristoteles
Sebagai seorang filsuf, Aristoteles (384–322 SM) memiliki keyakinan tentang elemen dasar penyusun kehidupan yaitu air, tanah (bumi), udara, api dan eter. Berdasarkan sifat-sifat elemen dasar tersebut, maka Aristoteles menyifati berbagai benda dan substansi gejala alam menurut kedekatan sifat-sifatnya terhadap sifat keempat elemen tersebut. Misalnya sebuah asap yang keluar dari bumi selalu berterbangan di udara karena ia memiliki
Sabtu, 11 Juni 2011
Contoh Penelitian Tindakan Kelas untuk TK
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan profesionalitas guru, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 18 Tahun 2007 mengenai Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan, maka terdapat beberapa komponen portofolio yang harus dipersiapkan guru, antara lain:
Ketika Budaya Mulai Terpinggirkan
Ketoprak Balekambang, Eksistensi di tengah Globalisasi
Meski dihimpit berbagai kendala, para pemain Ketoprak Balekambang masih bersemangat untuk nguri uri budaya Jawi. Berbagai usaha dilakukan untuk mendongkrak eksistensi dan meraih simpati di tengah gencarnya media hiburan masyarakat. Jatuh bangun mereka rasakan demi menyajikan suguhan bernilai seni tinggi, untuk masyarakat yang kian tak pernah menghargai budaya sendiri.
Iringan karawitan bertalu memecah hening kawasan Taman Balekambang malam itu. Para pemain mulai berlagak di atas panggung dengan gaya dan karakteristiknya. Dengan kostum seadanya ala Jendral VOC, pemain mulai menggebrak
Ketika Mereka Telah RENTA
Kasih Sayang untuk Mereka yang Terlantar
Panti jompo, menjadi saksi bisu penampungan para lansia terlantar. Menghabiskan hari tua di tempat yang membuat mereka terkadang jenuh dan merindukan perhatian keluarga.
Memasuki pelataran sebuah panti jompo, terlihat sekilas beberapa lansia duduk-duduk di depan kamar. Beberapa terlihat saling berbincang di depan teras dan yang lainnya lagi terlihat melamun sendiri. Di bagian sudut, tampak kesibukan lansia menyiapkan makan siang dan mencuci baju. Wredha Dharma Bhakti, begitulah nama panti jompo yang beralamat di jalan Rajiman, Laweyan, Surakarta. Sebuah tempat penampungan bagi lansia 60 tahun ke atas dan berdiri pada 5 September 1977. Kehadiran panti Wredha diharapkan dapat memberikan kesejahteraan sosial terhadap lansia terlantar. Saat ini, para lansia yang terlantar bahkan tidak memiliki keluarga tersebut, menghabiskan masa tuanya dengan berbagai aktifitas rutin yang diadakan oleh petugas panti.
Dibantu dengan 8 PNS, 1 honorer dan 4 tenaga, panti Wredha setiap harinya dengan sabar melayani puluhan warga (sebutan penghuni panti Wredha) yang memiliki permasalahan hidup berbeda-beda. Banyak hal yang menyebabkan mereka rela dan terpaksa tinggal di panti, di antaranya masalah dengan suami, menantu, anak dan terlilit hutang. Setiap tahunnya jumlah warga tidak meningkat maupun menurun. “...Pasang surut, hari ini dan besok sudah lain. Ada yang mati dan datang,” jelas Rahayu Sulistyawati, petugas panti. Dijelaskan pula, bahwa panti Wredha ini bukan tempat penitipan, namun tempat penyerahan sehingga tidak dikenakan biaya. Penyerahan berasal dari masyarakat, hasil razia dan dari keluarga tidak mampu sampai meninggal. Panti dengan luas makam ±2600m2, dulunya merupakan wangkung, yaitu tempat penampungan orang-orang terlantar, anak terlantar, hasil razia dan gelandangan, tidak berbatas usia.
Hidup di lingkungan panti yang